Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 02:59:14【Tempat Makan】794 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(554)
Artikel Terkait
- Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
- Bukan sekadar pesta kostum, ini sisi positif Halloween yang jarang diketahui
- 5 jenis makanan yang bisa mengandung zat akrilamida berbahaya
- Anak sering mimisan? Jangan panik, ini cara mudah mengatasinya
- Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah
- Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal
- ShopeePay selenggarakan promo 11.11 mulai 25 Oktober 2025
- Pelatihan penjamah Makan Bergizi Gratis di Palu
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Kelompok bantuan tuding paramiliter RSF lakukan kekerasan di El Fasher

Pemkab Tolitoli tetapkan status tanggap darurat banjir

Waspadai akrilamida, zat berbahaya pemicu kanker di makanan harian

Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG

Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal

Menteri KP siap membangun lab pastikan seafood RI aman dari radioaktif

586.074 anak telah menerima manfaat program MBG di Riau